banner 970x250
Hukrim

Antisipasi Karhutla, Polres Palopo Gelar Apel Kesiapsiagaan dan Cek Peralatan

11
×

Antisipasi Karhutla, Polres Palopo Gelar Apel Kesiapsiagaan dan Cek Peralatan

Sebarkan artikel ini
Antisipasi Karhutla, Polres Palopo Gelar Apel Kesiapsiagaan dan Cek Peralatan
Example 468x60

HUKRIM – Polres Palopo menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kota Palopo, Selasa (11/08/2026).

Apel yang berlangsung di depan Markas Polres Palopo tersebut dipimpin Kapolres Palopo AKBP Arvin Hariyadi dan diikuti personel kepolisian bersama sejumlah unsur terkait.

banner 300x600

Pj Sekretaris Daerah Kota Palopo Andi Poci turut hadir bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Palopo.

Kegiatan tersebut digelar untuk mengecek kesiapan personel serta sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam upaya pencegahan maupun penanganan Karhutla.

Kesiapan seluruh unsur dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi apabila terjadi kebakaran hutan atau lahan.

Dalam amanat Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro yang dibacakan Kapolres Palopo, jajaran diminta mengedepankan pencegahan dan deteksi dini serta meningkatkan patroli secara rutin, khususnya di wilayah yang rawan Karhutla.

Upaya pencegahan dinilai lebih efektif dibandingkan penanganan setelah kebakaran meluas.

“Pencegahan dini, deteksi dini dan patroli rutin harus menjadi langkah utama kita dalam menghadapi potensi Karhutla. Jangan sampai kita baru bergerak setelah api membesar dan meluas,” kata AKBP Arvin Hariyadi saat membacakan amanat tersebut.

Selain langkah pencegahan, koordinasi antara kepolisian, pemerintah daerah, kementerian atau lembaga, serta instansi terkait juga diminta terus ditingkatkan.

Personel turut diarahkan untuk memperkuat sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat mengenai bahaya serta dampak pembukaan dan pengolahan lahan dengan metode pembakaran.

“Kita harus terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar membuka dan mengolah lahan tanpa cara membakar. Peran seluruh personel sangat penting untuk mencegah terjadinya Karhutla sejak awal,” ujarnya.

Optimalisasi Posko Terpadu juga menjadi salah satu langkah yang ditekankan dalam menghadapi potensi Karhutla.

Baca juga:  Karyawan BRI Link di Walmas Tewas Dibunuh, Pelaku Gasak Brankas

Posko tersebut diharapkan menjadi pusat pemantauan dan koordinasi sekaligus mempercepat pertukaran informasi antarinstansi apabila terjadi kebakaran.

“Posko Terpadu harus dioptimalkan sebagai pusat pemantauan dan koordinasi. Dengan komunikasi yang cepat dan terpadu, setiap kejadian Karhutla dapat segera ditangani sehingga tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar,” jelasnya.

Penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan juga menjadi perhatian dalam upaya pencegahan Karhutla.

Jajaran kepolisian diminta mengefektifkan penerapan sanksi administrasi maupun penegakan hukum pidana terhadap pihak yang dengan sengaja membuka atau mengaja membuka atau mengolah lahan dengan cara membakar.

Usai apel, Kapolres Palopo bersama unsur Forkopimda melakukan pengecekan peralatan serta sarana dan prasarana yang disiapkan untuk mendukung pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi “Kesiapan Menghadapi Karhutla 2026” di Ruang Data Sanika Satyawadha Polres Palopo.

Rapat tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kota Palopo, pejabat utama Polres Palopo, Kepala Pelaksana BPBD Kota Palopo, Kepala Satpol PP Kota Palopo, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta peserta apel dan sejumlah undangan lainnya.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *