banner 970x250
Daerah

BKMT Palopo Miliki 195 Kelompok Majelis Taklim Aktif, Pemkot Dorong Penguatan Organisasi

16
×

BKMT Palopo Miliki 195 Kelompok Majelis Taklim Aktif, Pemkot Dorong Penguatan Organisasi

Sebarkan artikel ini
BKMT Palopo Miliki 195 Kelompok Majelis Taklim Aktif, Pemkot Dorong Penguatan Organisasi
Example 468x60

PALOPO – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Palopo mencatat sebanyak 195 kelompok majelis taklim aktif yang tersebar di sembilan kecamatan.

Keberadaan organisasi tersebut diharapkan terus berkontribusi dalam pembinaan keagamaan, pemberdayaan perempuan, dan penguatan nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.

banner 300x600

Hal itu mengemuka dalam kegiatan Silaturahmi dan Tablig Akbar BKMT yang dirangkaikan dengan kunjungan kerja Ketua BKMT Provinsi Sulawesi Selatan di Ruang Ratona, Kantor Wali Kota Palopo, Senin (26/10/2026).

Kegiatan tersebut dibuka Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kota Palopo, Andi Poci, yang hadir mewakili Wali Kota Palopo.

Agenda ini terlaksana melalui kolaborasi BKMT dengan Kelompok Kerja (Pokja) I Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Palopo, Pengurus Masjid Qarya Thayyibah, serta Kurir Langit.

Turut hadir Ketua BKMT Provinsi Sulawesi Selatan Andi Rosnani Smitt Pabolla bersama rombongan, Ketua TP PKK Kota Palopo Megawati Akhmad, Dewan Pembina Harian BKMT Kota Palopo Masdiah Tawakkal, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palopo, serta jajaran pengurus majelis taklim se-Kota Palopo.

Ketua BKMT Kota Palopo, A. Suriani Andi Kaso, dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Palopo atas dukungan terhadap berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang dilaksanakan organisasinya.

Ia juga menceritakan perjalanan pengabdiannya di BKMT, mulai dari kepengurusan tingkat kelurahan hingga mendapat amanah memimpin BKMT Kota Palopo.

Suriani turut menyampaikan penghormatan kepada para pendiri dan pengurus terdahulu yang telah berperan dalam membangun serta mengembangkan organisasi tersebut.

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam kegiatan, kepengurusan BKMT telah aktif di sembilan kecamatan di Kota Palopo.

Selain itu, dari 48 kelurahan yang ada, sebanyak 40 kelurahan dilaporkan telah memiliki perkumpulan majelis taklim tingkat kelurahan.

Baca juga:  Pemkot Palopo Lepas 50 Peserta Kemah Pramuka Madrasah ke Gowa

Secara keseluruhan, terdapat 195 kelompok majelis taklim yang dilaporkan aktif menjalankan kegiatan di berbagai wilayah Kota Palopo.

Baca Juga : Pemkot Palopo Dorong Kesetaraan Gender dalam Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan

Suriani juga memaparkan perkembangan program pendidikan melalui yayasan yang telah memberikan pembinaan gratis kepada ratusan santri, termasuk anak yatim piatu dan keluarga duafa.

Dalam kesempatan tersebut, ia memperkenalkan konsep Kampung Tayyibah sebagai salah satu gagasan pengembangan masyarakat berbasis majelis taklim.

Konsep Qarya Thayyibah, menurut penjelasannya, mengedepankan pembentukan lingkungan masyarakat yang harmonis dan religius dengan berlandaskan nilai Hablum Minallah, yakni hubungan manusia dengan Allah, serta Hablum Minannas, yaitu hubungan antarsesama manusia.

Melalui pendekatan tersebut, kegiatan majelis taklim diharapkan tidak hanya berfokus pada pembinaan spiritual, tetapi juga memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.

Sementara itu, Pj. Sekda Kota Palopo, Andi Poci, mengapresiasi kiprah dan dedikasi BKMT dalam membangun kehidupan keagamaan serta mempererat hubungan sosial masyarakat.

Menurutnya, keberadaan majelis taklim memiliki peran penting dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan semangat persaudaraan, dan menjaga nilai-nilai moral di tengah perkembangan zaman.

“Keberadaan dan peran ibu-ibu sekalian dalam BKMT bukan saja menentukan eksistensi organisasi, namun juga menjadi benteng moral masyarakat dari berbagai ancaman dan tantangan era globalisasi yang makin masif,” ujar Andi Poci.

Ia berharap pengurus dan anggota BKMT terus meningkatkan peran dalam pembinaan keluarga, pendidikan keagamaan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.

Baca Juga : Sekda Luwu Tantang Santri Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan Akhlak

Andi Poci juga mengajak BKMT Kota Palopo untuk menyelaraskan program kerjanya dengan arah kebijakan pemerintah, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun daerah.

Menurutnya, keselarasan program tersebut penting agar berbagai kegiatan organisasi dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan mendukung pembangunan masyarakat.

Baca juga:  Semarakkan Bulan Suci, Pj Sekda Buka Palopo Ramadhan Night Market

“Bagi Pemerintah Kota Palopo, BKMT adalah mitra strategis yang akan turut mempercepat laju perubahan daerah ke arah yang lebih baik, khususnya dalam pembinaan spiritual, pelaksanaan aksi sosial, serta pemberdayaan perempuan dan keluarga,” tambahnya.

Selain penguatan organisasi majelis taklim, Pemerintah Kota Palopo turut mendorong peningkatan tata kelola masjid agar semakin inklusif, modern, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, disebutkan terdapat sekitar 400 masjid yang tersebar di sembilan kecamatan dan 48 kelurahan di Kota Palopo.

Andi Poci berharap keberadaan masjid tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat pembinaan umat dan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Penguatan pengelolaan masjid diharapkan dapat berjalan seiring dengan program BKMT dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan saling peduli.

Sementara itu, Ketua BKMT Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rosnani Smitt Pabolla, mengapresiasi keaktifan pengurus dan anggota BKMT Kota Palopo dalam menjalankan berbagai program keagamaan serta kemasyarakatan.

Ia juga menyambut baik kolaborasi yang telah terbangun antara BKMT, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat dalam mendukung kegiatan pembinaan umat.

Kunjungan kerja tersebut sekaligus menjadi kesempatan mempererat silaturahmi antara pengurus BKMT tingkat provinsi dan Kota Palopo.

Di akhir rangkaian pembukaan, Andi Poci secara resmi membuka kegiatan Tablig Akbar atas nama Wali Kota Palopo.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Palopo bersama jajaran BKMT berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus diperkuat, terutama dalam pembinaan spiritual, pemberdayaan perempuan, penguatan keluarga, serta kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *