banner 970x250
Daerah

Appi: Identitas Budaya Makassar Harus Dijaga melalui Karya Kreatif

20
×

Appi: Identitas Budaya Makassar Harus Dijaga melalui Karya Kreatif

Sebarkan artikel ini
Appi: Identitas Budaya Makassar Harus Dijaga melalui Karya Kreatif
Example 468x60

MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar meluncurkan logo Hari Jadi ke-419 Kota Makassar yang mengangkat filosofi pappaseng atau petuah leluhur melalui pendekatan desain modern.

Identitas visual tersebut mengusung tema “Nyalakan Harapan, Merawat Masa Depan”.

banner 300x600

Logo diluncurkan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Makassar Creative Hub (MCH), Jalan Nusantara, Jumat (09/10/2026).

Karya tersebut merupakan hasil sayembara yang diselenggarakan Pemkot Makassar melalui Dinas Pariwisata bersama Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) Chapter Makassar.

Wali Kota bersama tim kurator menetapkan Agung Alfata dari Tudob Studio sebagai pemenang setelah melalui proses seleksi dan presentasi akhir bersama tiga finalis lainnya.

Munafri mengatakan, sayembara menjadi ruang bagi pelaku industri kreatif untuk berpartisipasi dalam membangun identitas visual kota.

“Sayembara logo ini adalah bagaimana kita memastikan keseriusan untuk melibatkan teman-teman yang sudah berkecimpung di dunia desain agar bisa bersama-sama dengan pemerintah kota menghadirkan logo yang proper,” ujarnya.

Menurut wali kota yang akrab disapa Appi itu, nilai budaya lokal dapat diterjemahkan menjadi karya kontemporer tanpa kehilangan akar identitasnya.

“Dengan begitu, identitas budaya tidak hanya kita pertahankan, tetapi juga dapat dikomunikasikan melalui pendekatan yang lebih modern dan mudah diterima berbagai kalangan,” ungkapnya.

Appi menekankan pentingnya menjaga kearifan lokal sebagai bagian dari jati diri masyarakat Makassar.

Ia berharap identitas visual perayaan tersebut mencerminkan semangat kemajuan sekaligus tanggung jawab terhadap masa depan kota.

Ia juga mengapresiasi seluruh finalis dan ADGI Chapter Makassar yang mendampingi proses sayembara.

Para desainer diharapkan terus berkontribusi dalam kegiatan pemerintah kota sehingga ruang partisipasi pelaku industri kreatif semakin terbuka.

Sementara itu, Agung Alfata menjelaskan bahwa konsep desainnya berangkat dari petuah leluhur yang diwariskan kepada generasi penerus.

Baca juga:  Rp522 Miliar Digelontorkan, Pemprov Sulsel Perkuat Jalan Penghubung Antarwilayah

“Nilai-nilai ini lahir dari pengalaman masyarakat dalam merespons alam dan kehidupan, kemudian diteruskan sebagai pedoman bagi anak-anak dan generasi berikutnya,” ujarnya.

Agung mengolah nilai tersebut menjadi desain yang modern dan bernuansa perayaan.

Ia juga menyiapkan sejumlah contoh penerapan desain atau mockup untuk menunjukkan bagaimana logo dapat digunakan dan terasa dekat dengan masyarakat.

Proses perancangan berlangsung sekitar satu bulan dengan pendampingan ADGI Chapter Makassar.

Pendampingan tersebut membantu tim mematangkan konsep dan memperkuat daya tarik visual karya.

Dari sisi warna, Agung ingin menghadirkan suasana perayaan sekaligus menyampaikan pesan harapan dan optimisme.

“Esensinya, kami ingin mendapatkan kesan festif-nya. Tujuan penggunaan warnanya adalah bagaimana menumbuhkan harapan dan sikap optimistis,” tuturnya.

Agung memiliki latar belakang pendidikan desain komunikasi visual di Universitas Negeri Makassar.

Ia menyebut tim Tudob Studio terdiri atas tiga orang dengan pengalaman yang berbeda, termasuk seorang anggota yang pernah mengikuti kompetisi serupa.

Melalui peluncuran logo tersebut, Pemkot Makassar berharap perayaan hari jadi menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, merawat warisan budaya, dan membangun optimisme masyarakat.

“Memasuki usia ke-419 tahun, Kota Makassar tidak hanya merayakan panjangnya perjalanan, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk terus tumbuh sebagai kota yang terbuka, berkarakter, dan mampu menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi generasi,” ujar Appi.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *