banner 970x250
Daerah

Palopo Jadi Tuan Rumah Sidang Sinode AM XXVI, Bukti Nyata Kota Paling Toleran

5
×

Palopo Jadi Tuan Rumah Sidang Sinode AM XXVI, Bukti Nyata Kota Paling Toleran

Sebarkan artikel ini
Palopo Jadi Tuan Rumah Sidang Sinode AM XXVI, Bukti Nyata Kota Paling Toleran
Example 468x60

PALOPO – Pemerintah Kota Palopo secara resmi menyambut pelaksanaan Sidang Sinode AM XXVI Gereja Toraja yang diselenggarakan di Gedung Luwu Convention Center (LCC), Kota Palopo.

Kegiatan keagamaan berskala nasional ini dijadwalkan berlangsung mulai Kamis (09/07/2026) hingga Selasa (14/07/2026).

banner 300x600

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Wali Kota Palopo Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Taufik Gurrahman, yang hadir mewakili Wali Kota Palopo.

Sidang Sinode AM XXVI tahun ini mengusung tema “Teguh Dalam Kebenaran, Bertumbuh Dalam Kasih” yang diangkat dari ayat Alkitab Efesus 4 ayat 15.

Dalam sambutannya, Taufik Gurrahman menyampaikan apresiasi tinggi serta rasa bangga atas terpilihnya Kota Palopo sebagai tuan rumah perhelatan akbar tersebut.

Menurutnya, penetapan ini menjadi pembuktian nyata bahwa Kota Palopo merupakan daerah yang inklusif dan senantiasa menjaga keberagaman serta moderasi beragama.

“Atas nama Pemerintah Kota Palopo, saya mengucapkan selamat datang di Kota Palopo kepada seluruh peserta sidang sinode dari berbagai penjuru tanah air hingga mancanegara. Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian merupakan berkat tersendiri bagi pemerintah dan masyarakat Kota Palopo. Penunjukan Kota Palopo sebagai tuan rumah adalah kehormatan sekaligus bukti bahwa kota ini adalah ruang bagi keragaman yang terjaga dan terpelihara dengan baik,” ujar Taufik.

Lebih lanjut, Pemkot Palopo mengapresiasi peran aktif Gereja Toraja yang selama ini konsisten berkontribusi dalam pembinaan mental dan keimanan umat, sekaligus menjadi pilar perekat persatuan di tengah kemajemukan masyarakat.

Taufik juga menekankan pentingnya kolaborasi holistik antara pemerintah dan Gereja Toraja.

Peran gereja diharapkan tidak hanya berfokus pada pembinaan keagamaan semata, tetapi juga merambah pada isu-isu strategis seperti pemberdayaan sosial-ekonomi, ketahanan pangan, dan peningkatan kesejahteraan umat.

Baca juga:  Bupati Luwu Buka HKN ke-61, Dorong Transformasi Sistem Kesehatan

“Tema ‘Teguh Dalam Kebenaran, Bertumbuh Dalam Kasih’ sangat sejalan dengan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat, yaitu semangat sikamali, siangga, dan siangkaran yang berarti saling merindukan, menghargai, dan menopang. Kami berharap sidang ini menghasilkan program-program yang berdampak langsung bagi kepentingan umat, masyarakat, dan bangsa,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, ia mendoakan agar seluruh rangkaian persidangan dapat berjalan lancar dan tertib.

Taufik berharap kegiatan ini semakin mempererat keharmonisan dan ikatan persaudaraan historis antara wija To Luwu dan masyarakat Toraja, bagaikan “tang sisarak mata mabusa na mata malotong” atau tak terpisahkan seperti hitam dan putihnya mata.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana, Pnt. David Somalinggi, melaporkan bahwa Sidang Sinode AM XXVI ini dihadiri oleh 550 utusan dari berbagai daerah dan wilayah pelayanan.

Pihaknya menghaturkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan berupa tenaga, materi, serta arahan demi menyukseskan acara ini.

Kegiatan pembukaan ini turut dihadiri oleh deretan tokoh penting dan pejabat daerah.

Di antaranya adalah unsur Forkopimda Kota Palopo, Anggota DPR RI, jajaran Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Tana Luwu dan Toraja, serta Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan.

Hadir pula Datu Luwu ke-40, H. Andi Maradang Mackulau Opu To Bau, Ketua Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Ketua beserta jajaran Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, pimpinan organisasi kemasyarakatan, tokoh adat, tokoh wanita, tokoh pemuda, insan pers, serta ratusan peserta dan undangan lainnya.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *