LUWU – PS Luwu U-15 membawa nama Sulawesi Selatan ke panggung nasional setelah memastikan diri tampil pada Piala Soeratin U-15 Nasional 2026 di Jawa Timur.
Sebanyak 30 pemain muda Luwu kini membawa misi membuktikan bahwa talenta sepak bola dari daerah mampu bersaing dengan tim-tim dari berbagai wilayah Indonesia.
Tim PS Luwu U-15 dilepas Bupati Luwu H. Patahudding di halaman Kantor Bupati Luwu, Senin (28/9/2026).
Rombongan bertolak menuju Surabaya untuk mengikuti babak 32 besar yang dijadwalkan berlangsung 3-9 Oktober 2026.
Ketua Askab PSSI Luwu, Parambung, mengatakan rombongan terdiri atas 30 pemain sesuai kuota PSSI, empat pelatih, 16 official, serta sejumlah orang tua pemain yang ikut mendampingi.
“Tim akan berangkat ke Surabaya hari ini untuk mengikuti Piala Soeratin U-15 tingkat nasional. Babak 32 besar dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 9 Oktober 2026,” ujar Parambung.
PS Luwu menargetkan mampu menembus babak delapan besar.
Jika target tersebut tercapai, pertandingan selanjutnya hingga final akan digelar di Bandung, Jawa Barat.
Bagi Luwu, keikutsertaan di level nasional bukan sekadar perjalanan mengikuti turnamen.
Kompetisi ini menjadi kesempatan untuk mengukur sejauh mana hasil pembinaan sepak bola usia muda di daerah mampu bersaing dengan tim-tim dari berbagai daerah.
Pertanyaan berikutnya adalah apakah PS Luwu mampu melangkah lebih jauh dari sekadar menjadi wakil Sulsel.
Dengan target delapan besar, para pemain dituntut menunjukkan kemampuan, mental bertanding dan disiplin sejak fase awal kompetisi.
Bupati Luwu H. Patahudding meminta para pemain menjaga kesehatan, disiplin dan sportivitas selama berada di Jawa Timur.
Ia mengingatkan para pemain bahwa mereka membawa nama Luwu sekaligus Sulawesi Selatan.
“Jaga disiplin dan jangan mudah terprovokasi. Buktikan bahwa putra-putra Luwu mampu bersaing di tingkat nasional dan insyaallah sampai tingkat internasional,” kata Patahudding.
Ia juga memastikan dukungan pemerintah daerah terhadap tim yang sedang berjuang membawa nama Luwu di tingkat nasional.
“Saya selaku Bupati Luwu tetap mensupport. Mudah-mudahan bisa menjadi juara. Jaga kesehatan dan tetap semangat. Saya yakin dengan dukungan pelatih dan official, kita bisa sukses dan meraih kemenangan,” ujarnya.
Keberangkatan PS Luwu U-15 sekaligus membuka harapan lahirnya pemain-pemain muda yang kelak mampu menembus level lebih tinggi, termasuk kompetisi profesional maupun jenjang tim daerah dan nasional.
Namun, tantangan pembinaan tidak berhenti setelah turnamen berakhir.
Penampilan di Piala Soeratin menjadi momentum untuk melihat apakah pembinaan sepak bola usia muda di Luwu dapat dilakukan secara berkelanjutan, termasuk ketersediaan fasilitas latihan, kompetisi usia dini, pembinaan pelatih dan dukungan terhadap pemain berbakat.
Sebab, dari 30 pemain yang kini membawa nama Luwu ke Jawa Timur, bukan tidak mungkin kelak lahir pemain yang menjadi kebanggaan daerah bahkan mampu bersaing di level nasional.
Pelepasan tim turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muh. Rudi, Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Luwu Rusdin dan Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Luwu Imran.














