banner 970x250
InternasionalOlahraga

Tampil Heroik, Cabo Verde Paksakan Skor Kacamata Melawan Spanyol di Laga Perdana

14
×

Tampil Heroik, Cabo Verde Paksakan Skor Kacamata Melawan Spanyol di Laga Perdana

Sebarkan artikel ini
Foto: Fifa.com
Example 468x60

INTERNASIONAL – Kejutan besar langsung mewarnai laga pembuka babak penyisihan Grup H ajang Piala Dunia FIFA 2026™.

Tim debutan yang sama sekali tidak diunggulkan, Cabo Verde, secara luar biasa mampu menahan imbang raksasa Eropa, Spanyol, dengan skor kacamata 0-0.

banner 300x600

Pertandingan penuh tensi yang memukau ribuan pasang mata tersebut berlangsung sengit di Stadion Atlanta pada Senin (15/06/2026) waktu setempat.

Bagi sebuah negara dengan populasi yang hanya berkisar 500 ribu jiwa, keberhasilan menahan gempuran skuad bertabur bintang asuhan Luis de la Fuente ini menjadi sebuah sejarah epik yang akan bergema di seluruh jagat sepak bola.

Skuad berjuluk Blue Sharks itu menampilkan taktik pertahanan solid yang sangat terorganisir dari lini belakang hingga lini serang.

Meski Spanyol secara absolut mendominasi penguasaan bola, permainan disiplin Cabo Verde sukses membuat barisan penyerang La Roja frustrasi di sebagian besar waktu pertandingan.

Peluang emas pertama Spanyol baru tercipta di pertengahan babak pertama.

Tembakan keras Ferran Torres usai menerima umpan matang dari Marc Cucurella bernasib sial karena hanya membentur mistar gawang.

Bola pantulan liar tersebut sempat disambut dengan sundulan insting oleh Mikel Oyarzabal, namun sukses digagalkan lewat penyelamatan akrobatik kiper Cabo Verde, Vozinha.

Penjaga gawang veteran berusia 40 tahun ini memang tampil kesetanan sepanjang laga.

Tak lama berselang, ia kembali membuat penyelamatan krusial dengan menepis sundulan tajam Aymeric Laporte tepat sebelum peluit turun minum dibunyikan.

Di sisi lain, Cabo Verde juga sesekali menebar ancaman melalui skema serangan balik cepat yang cukup merepotkan, sekaligus memberikan waktu bernapas bagi barisan pertahanan mereka yang terus digempur.

Memasuki babak kedua, ancaman armada Spanyol berlanjut lewat tendangan melengkung Fabian Ruiz dari luar kotak penalti yang masih melambung tipis di atas mistar.

Baca juga:  Klaim Sepihak AS-Israel: Ayatollah Ali Khamenei Disebut Tewas dalam Serangan Udara

Menyadari serangan timnya sering menemui jalan buntu, pelatih De la Fuente memutuskan untuk memasukkan penyerang sensasional Lamine Yamal dari bangku cadangan pada menit ke-71.

Kehadiran bintang muda tersebut seketika mengubah wajah permainan.

Serangan Spanyol tiba-tiba memiliki dinamika ekstra dan pergerakan yang sulit ditebak.

Meski demikian, pengawalan ketat dan tanpa kompromi dari lini belakang Cabo Verde membuat peluang bersih tetap saja sulit didapatkan oleh tim matador.

Oyarzabal kembali mendapat satu peluang manis di penghujung laga, namun tembakannya masih meleset dari sasaran hingga wasit meniup peluit panjang.

Berkat penampilan heroiknya, kiper Vozinha secara mutlak dinobatkan sebagai Player of the Match.

Kesolidan lini belakang Cabo Verde ini sejatinya bukanlah sebuah kebetulan.

Hal tersebut telah mereka buktikan sejak fase kualifikasi Piala Dunia, di mana mereka sukses mencatatkan tujuh clean sheet dari total sepuluh pertandingan.

Gelandang jangkar Spanyol, Rodri, mengakui betapa sulitnya membongkar pertahanan rapat berlapis yang diterapkan oleh lawan.

“Tim sudah berusaha keras, saya rasa aliran bola kami cukup baik. Permasalahannya hanya ada pada penyelesaian akhir. Menghadapi tim yang bermain sangat bertahan di area mereka sendiri, Anda tahu Anda tidak akan mendapat banyak peluang, dan seharusnya kami harus bisa memanfaatkan peluang yang sekecil apa pun. Sesederhana itu,” ujar penggawa Manchester City tersebut, seperti dikutip dari Fifa.

Kekecewaan senada turut diungkapkan oleh sang juru taktik, Luis de la Fuente, yang menggarisbawahi kurangnya ketajaman lini serang skuadnya.

“Secara mental, kami selalu ingin tampil lebih baik. Seharusnya kami memenangkan pertandingan hari ini jika melihat jalannya laga dan berbagai peluang matang yang berhasil kami ciptakan. Namun, pemain kami kurang segar dan tidak klinis di depan gawang. Lawan tampil sangat kuat secara fisik dengan formasi pertahanan blok rendah. Sepak bola memang seperti ini, tidak ada lawan yang kecil di kompetisi ini,” tegas De la Fuente.

Baca juga:  Drama 4 Gol di Los Angeles, Timnas Iran Paksakan Hasil Imbang Kontra Selandia Baru

Dengan hasil imbang ini, Spanyol dan Cabo Verde harus puas berbagi satu poin dan menempati posisi kedua dan ketiga klasemen sementara Grup H.

Posisi puncak kini dikuasai oleh Arab Saudi yang secara gemilang sukses mendulang tiga poin usai membungkam Uruguay di pertandingan lainnya.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *