banner 970x250
Daerah

Lautan Api di Belopa, Ribuan Warga Tumpah Ruah Sambut Tahun Baru Islam 1448 H

23
×

Lautan Api di Belopa, Ribuan Warga Tumpah Ruah Sambut Tahun Baru Islam 1448 H

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LUWU – Suasana yang penuh khidmat sekaligus diliputi semangat kebersamaan mewarnai pelaksanaan tradisi Pawai Obor dalam rangka menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.

Pusat kemeriahan perayaan religius masyarakat ini berlangsung semarak di wilayah Kecamatan Belopa pada hari Selasa (16/06/2026).

banner 300x600

Kegiatan akbar yang diinisiasi oleh Persatuan Majelis Taklim (PERMATA) Kecamatan Belopa tersebut sukses menyedot perhatian ribuan peserta yang datang mewakili berbagai desa dan kelurahan.

Kehadiran lautan manusia dengan nyala obor di tangan ini bukan sekadar rutinitas perayaan biasa, melainkan bentuk nyata syiar Islam sekaligus upaya merajut tali silaturahmi di tengah dinamika bermasyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Luwu, Muhammad Rudi, hadir membaur mewakili Bupati Luwu.

Saat membacakan sambutan resmi bupati, Muhammad Rudi menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran panitia pelaksana, pengurus PERMATA Kecamatan Belopa, serta seluruh elemen masyarakat yang telah bekerja keras menyukseskan gelaran acara.

Ia menekankan bahwa peringatan Tahun Baru Islam sejatinya bukan sebatas momen pergantian angka tahun dalam penanggalan kalender Hijriah.

Lebih dari itu, 1 Muharram merupakan momentum krusial untuk senantiasa melakukan introspeksi diri (muhasabah), mendongkrak kualitas keimanan dan ketakwaan, serta mempertebal tekad hijrah menuju tatanan kehidupan yang jauh lebih baik.

“Hijrah yang diajarkan oleh baginda Rasulullah SAW mengandung makna transformasi dan perubahan positif, baik dalam kehidupan pribadi, ruang lingkup keluarga, maupun tatanan bermasyarakat. Semangat hijrah inilah yang kita harapkan dapat teraktualisasi dalam perilaku sehari-hari dan menjadi sumber inspirasi utama dalam membangun daerah kita tercinta,” ujar Muhammad Rudi menyampaikan amanat Bupati Luwu.

Lebih lanjut, ia menjabarkan makna filosofis yang terkandung di balik pawai obor.

Baca juga:  STIKES Datu Kamanre Asah Skill Mahasiswa Kesehatan Lewat Program Next-Gen Health Professionals

Nyala api obor disimbolkan sebagai pendar cahaya yang sanggup menerobos dan menerangi kegelapan.

Sejalan dengan filosofi tersebut, nilai-nilai luhur ajaran Islam diharapkan senantiasa menjadi penerang jalan kehidupan umat, sehingga secara alamiah mampu memupuk rasa persaudaraan, persatuan, dan kepedulian sosial yang tinggi.

Pemerintah Kabupaten Luwu juga secara khusus memberikan kredit atas dedikasi dan kontribusi nyata jaringan majelis taklim.

Lembaga ini dinilai telah mengambil peran vital dalam membina fondasi kehidupan keagamaan warga.

Majelis taklim terbukti sukses bertransformasi menjadi wadah strategis untuk menimba ilmu agama, sarana pembinaan akhlak mulia, jangkar penguat ukhuwah Islamiyah, hingga menjadi pionir pemberdayaan masyarakat luas.

Di tempat yang sama, Camat Belopa, Latif Muhammad Abduh, dalam sambutannya turut merefleksikan spirit 1 Muharram sebagai titik tolak perubahan nyata.

Ia menegaskan komitmen jajaran Pemerintah Kecamatan Belopa untuk terus melahirkan berbagai inovasi dan memacu peningkatan standar pelayanan publik sebagai wujud implementasi semangat hijrah di lingkungan birokrasi pemerintahan.

“Pawai obor malam ini bukan hanya instrumen syiar Islam, melainkan juga wadah silaturahmi yang merekatkan simpul-simpul persatuan umat dan menanamkan fondasi nilai keagamaan yang kuat, khususnya sebagai contoh teladan bagi generasi muda kita,” kata Latif Muhammad Abduh di hadapan para peserta.

Kemeriahan pawai bernuansa syahdu ini turut disaksikan secara langsung oleh Pj Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Luwu, Rafika Liakat Muhammad Rudi, jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Belopa, para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Belopa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang sangat antusias.

Arak-arakan pawai obor terpantau berjalan sangat tertib, aman, dan dipenuhi gelora semangat.

Cahaya ribuan obor yang berbaris membelah jalan-jalan utama di Kecamatan Belopa menjadi simbol harapan dan munajat agar Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini senantiasa membawa limpahan keberkahan, kedamaian, serta energi baru bagi segenap masyarakat Kabupaten Luwu untuk terus melangkah maju membangun daerah.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *