banner 970x250
Daerah

Ide Unik Wali Kota Makassar Sambut Sensus Ekonomi: Tanam Pohon Bersama Petugas BPS

4
×

Ide Unik Wali Kota Makassar Sambut Sensus Ekonomi: Tanam Pohon Bersama Petugas BPS

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung ketersediaan data statistik yang valid dan komprehensif bagi negara.

Wujud nyata dukungan tersebut tampak saat Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima secara langsung audiensi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar, Abdul Hafid, beserta jajaran tim lapangan di Rumah Jabatan Wali Kota pada hari Selasa (16/06/2026).

banner 300x600

Pertemuan strategis ini secara khusus membahas agenda krusial pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kota Daeng, yang saat ini telah memasuki tahapan pendataan lapangan dengan metode door-to-door (dari pintu ke pintu).

Dalam kesempatan istimewa tersebut, Munafri tidak hanya sekadar menerima kunjungan, tetapi juga berpartisipasi aktif dengan menjadi salah satu warga yang didata secara langsung oleh petugas sensus.

Seusai proses wawancara dan pendataan rampung, ia turut menyaksikan proses penempelan stiker BPS di bagian depan rumah jabatan sebagai simbol validasi bahwa dirinya dan keluarga telah resmi mengikuti Sensus Ekonomi 2026.

Kepada tim BPS, Munafri menegaskan dukungan penuhnya terhadap perhelatan sensus ekonomi nasional ini.

Ia menilai bahwa pendataan tersebut merupakan instrumen yang teramat vital dalam menyediakan basis data yang akurat guna menyusun berbagai kebijakan pembangunan dan merangsang laju pertumbuhan ekonomi daerah.

Usulkan Gerakan Tanam Pohon “Sensus Ekonomi”

Sebagai bentuk dukungan moral dan simbolis, Wali Kota yang akrab disapa Appi ini memberikan sebuah usulan segar.

Ia berharap pencanangan Sensus Ekonomi di Kota Makassar tidak hanya sebatas seremonial administratif belaka, melainkan dirangkaikan dengan aksi pelestarian lingkungan berupa penanaman pohon.

“Bagus kalau kita tanam pohon ‘Sensus Ekonomi’ kita. Selain sebagai representasi pertumbuhan yang terus membesar, ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian kota kita. Lokasinya bisa juga dilakukan di area kantor Balaikota,” ujar Munafri memberikan gagasannya.

Baca juga:  Munafri Arifuddin Torehkan Prestasi Nasional Lewat CNBC Indonesia Awards 2025

Lebih jauh, ia secara terbuka menawarkan beberapa opsi waktu yang memungkinkan agar dirinya bisa turun langsung menyemarakkan kegiatan penanaman pohon tersebut bersama para pahlawan data (petugas sensus).

Menanggapi gagasan inovatif tersebut, Kepala BPS Kota Makassar, Abdul Hafid, menyambutnya dengan antusias.

Menurutnya, ide penanaman pohon tersebut sangatlah positif dan selaras dengan napas Sensus Ekonomi yang mencakup pemetaan di segala sektor kelola, termasuk di dalamnya sektor agrikultur dan pertanian.

“Ini menunjukkan suatu simbol filosofis yang kuat bahwa Sensus Ekonomi diharapkan bisa memberikan informasi yang akurat demi memupuk pertumbuhan ekonomi kita di masa depan layaknya sebuah pohon. Ide dari Bapak Wali Kota tadi sungguh sangat luar biasa,” puji Abdul Hafid.

Ratusan Petugas Dikerahkan ke Lapangan

Di samping membahas gagasan penanaman pohon, Abdul Hafid juga memaparkan perkembangan teknis pelaksanaan SE2026.

Ia menguraikan bahwa sensus umum yang menyasar target perusahaan berskala besar sejatinya telah dimulai lebih dulu sejak 1 Mei melalui metode pengisian mandiri dan bersama.

Sementara itu, untuk pendataan langsung ke masyarakat atau door-to-door, kegiatan ini mulai dieksekusi secara serentak sejak 15 Juni dan dijadwalkan akan terus berlangsung hingga tenggat waktu 31 Agustus 2026 mendatang.

Demi memastikan proses sensus berjalan lancar, akurat, dan menjangkau seluruh lapisan usaha, BPS Kota Makassar telah mengerahkan armada dalam jumlah besar.

Di Kota Makassar, sebanyak 934 petugas telah diterjunkan secara masif untuk menyukseskan agenda nasional ini. Mereka dibagi ke dalam beberapa klasifikasi tugas, yang terdiri atas:

Petugas Pendata Lapangan (PPL): Bertugas melakukan wawancara langsung ke unit-unit usaha dan rumah tangga di lapangan.

Petugas Pemeriksa Lapangan (PML): Bertanggung jawab memastikan validitas dan kualitas data yang telah dihimpun oleh pendata.

Baca juga:  Appi Pastikan HUT Makassar 2025 Beri Dampak Langsung ke Masyarakat

Tim Khusus Pendataan Usaha Besar: Unit khusus yang ditugaskan untuk melakukan sensus pada korporasi dan skala usaha makro di Makassar.

Melalui sinergi erat antara Pemkot Makassar dan BPS, diharapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan sukses serta menghasilkan potret data ekonomi riil yang akan menjadi pijakan emas bagi pembangunan Indonesia ke depannya.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *