RAGAM – Pengguna ChatGPT versi gratis bakal semakin leluasa menggunakan chatbot kecerdasan buatan tersebut. OpenAI menghapus batas percakapan teks untuk pengguna Free melalui model baru GPT-5.6 Luna yang mulai diluncurkan secara bertahap.
Kebijakan itu diumumkan OpenAI pada Kamis (06/08/2026). Peluncuran akses percakapan teks tanpa batas untuk pengguna Free dan Go dijadwalkan dimulai pada pekan berikutnya, atau pekan yang dimulai Senin (10/08/2026).
“We’re expanding access to our latest models for free users with unlimited text chats using GPT-5.6 Luna,” tulis OpenAI dalam pengumuman resminya.
Artinya, pengguna gratis tidak lagi harus berhenti melakukan percakapan teks biasa setelah mencapai kuota tertentu ketika menggunakan pengalaman ChatGPT berbasis GPT-5.6 Luna.
Namun, istilah “unlimited” tidak berlaku untuk seluruh kemampuan ChatGPT.
OpenAI menjelaskan batas pemakaian masih diberlakukan terhadap sejumlah fitur yang membutuhkan sumber daya komputasi lebih besar, termasuk unggahan file, pembuatan gambar, dan berbagai tool lainnya.
Dalam catatan rilis ChatGPT, perusahaan menyebut akses tersebut juga tetap tunduk pada sistem pengamanan terhadap penyalahgunaan atau abuse guardrails.
“Limits will still apply for file uploads, images and other tools,” tulis OpenAI dalam ChatGPT Release Notes.
Dengan demikian, pengguna Free nantinya dapat terus bertanya dan melakukan percakapan berbasis teks, tetapi masih bisa menemui pemberitahuan batas penggunaan ketika memakai generator gambar, mengunggah dokumen, melakukan analisis tertentu, atau menggunakan fitur lain yang memiliki kuota tersendiri.
Perubahan batas percakapan berbarengan dengan perombakan model utama ChatGPT.
OpenAI menjadikan GPT-5.6 Luna sebagai model default untuk pengguna paket Free dan Go. Model tersebut merupakan salah satu anggota keluarga GPT-5.6 yang dirancang untuk memberikan respons cepat dan efisien dalam penggunaan sehari-hari.
OpenAI menyatakan GPT-5.6 Luna mulai menggantikan pengalaman model sebelumnya pada pengguna Free dan Go secara bertahap.
Perusahaan juga menyiapkan tombol baru bernama “Think” bagi pengguna kedua paket tersebut.
Fitur Think memungkinkan GPT-5.6 Luna menggunakan proses penalaran lebih mendalam ketika menghadapi pertanyaan yang membutuhkan analisis lebih kompleks.
Menurut dokumentasi OpenAI, tombol Think untuk pengguna Free dan Go mulai tersedia pada periode peluncuran yang sama dengan akses percakapan tanpa batas.
Think tetap menggunakan GPT-5.6 Luna dan bukan GPT-5.6 Sol yang tersedia pada paket berbayar tertentu.
Karena peluncuran dilakukan secara bertahap, fitur baru tersebut belum tentu langsung terlihat pada seluruh akun Free pada waktu yang sama.
Perubahan tersebut membuat perbedaan antara paket ChatGPT gratis dan berbayar bergeser.
Sebelumnya, salah satu kendala utama pengguna Free adalah batas jumlah pesan yang dapat dikirim dalam periode tertentu. Setelah batas percakapan teks GPT-5.6 Luna dihapus, perbedaan dengan paket berbayar semakin bertumpu pada model, kemampuan penalaran, tool, kapasitas, dan akses fitur.
Pengguna Free dan Go, misalnya, tidak memperoleh akses GPT-5.6 Sol pada percakapan ChatGPT standar.
Dokumentasi resmi OpenAI menyebut GPT-5.6 Sol tersedia untuk paket berbayar yang memenuhi syarat. Model tersebut digunakan pada tingkat penalaran Medium dan High, sedangkan paket tertentu mendapatkan opsi penalaran yang lebih tinggi.
Sementara GPT-5.6 Luna menjadi model yang digunakan untuk pengalaman ChatGPT sehari-hari pada paket Free dan Go.
OpenAI menggambarkan Luna sebagai model tercepat dan berbiaya komputasi paling rendah dalam keluarga GPT-5.6.
Perusahaan juga masih memberlakukan kuota terpisah terhadap fitur-fitur di luar percakapan teks.
ChatGPT Free Tier FAQ menyebut pengguna gratis dapat menggunakan pencarian web, mengunggah gambar dan file, menganalisis data, menggunakan GPT, membuat gambar, serta mengakses Library.
Namun, fitur analisis data, unggahan file dan gambar, serta pembuatan gambar dapat memiliki batas penggunaan tersendiri.
Karena itu, pengguna yang mencapai batas pembuatan gambar, misalnya, masih harus menunggu kuota fitur tersebut kembali tersedia meskipun percakapan teksnya dapat terus digunakan.
Akses tanpa batas juga bukan berarti pengguna dapat mengirim permintaan dalam jumlah tak terbatas menggunakan otomatisasi atau melakukan aktivitas yang melanggar ketentuan layanan.
OpenAI secara khusus menyebut unlimited text chats tetap berada di bawah abuse guardrails.
Sistem tersebut memungkinkan perusahaan membatasi sementara penggunaan apabila mendeteksi aktivitas yang dianggap sebagai penyalahgunaan atau melanggar ketentuan.
OpenAI belum menyatakan bahwa unlimited text chat akan menghilangkan seluruh mekanisme pembatasan keamanan tersebut.
Perusahaan menyebut perubahan ini sebagai upaya memperluas akses terhadap kecerdasan buatan agar pengguna gratis dapat mempertahankan percakapan lebih panjang tanpa terganggu batas pesan.
“This update gives more people the ability to keep asking, develop an idea, and get help when they need it,” tulis OpenAI.
Perubahan itu mulai digulirkan setelah GPT-5.6 Luna ditetapkan sebagai model default baru untuk paket Free dan Go.
Karena prosesnya dilakukan bertahap, pengguna yang masih melihat batas lama atau belum menemukan tombol Think kemungkinan perlu menunggu hingga pembaruan tersedia pada akunnya.
















