banner 970x250
Internasional

Disebut Pimpin “Mafia Kaukasus”, Yanis Yushvaev Tewas Ditembak

8
×

Disebut Pimpin “Mafia Kaukasus”, Yanis Yushvaev Tewas Ditembak

Sebarkan artikel ini
Disebut Pimpin “Mafia Kaukasus”, Yanis Yushvaev Tewas Ditembak
Ilustrasi kendaraan Kepolisian Israel. Foto: MoserB/Wikimedia Commons (CC0)
Example 468x60

INTERNASIONAL – Yanis Yushvaev, pria yang disebut sejumlah media Israel sebagai pemimpin organisasi kriminal yang dikenal sebagai “Mafia Kaukasus”, tewas setelah ditembak dari jarak sangat dekat di sebuah kompleks stasiun pengisian bahan bakar dekat Caesarea, Israel.

Penembakan terjadi pada Minggu (23/08/2026) sore.

banner 300x600

Rekaman kamera pengawas memperlihatkan seorang pria mengenakan hoodie dan topi mendekati sebuah tempat usaha di kompleks SPBU Caesarea Junction saat Yushvaev bersama dua pria lainnya keluar dari bangunan.

Pria tersebut awalnya berjalan melewati Yushvaev, kemudian berbalik, mengeluarkan pistol dan melepaskan tembakan dari belakang dalam jarak sangat dekat.

Setelah penembakan, pria itu langsung meninggalkan lokasi.

Yushvaev mengalami luka kritis dan kemudian dinyatakan meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit.

Petugas layanan medis darurat Magen David Adom (MDA) mengatakan Yushvaev sudah dalam kondisi sangat kritis ketika mereka tiba di lokasi.

“Korban tidak memiliki denyut nadi, tidak bernapas, dan mengalami luka serius,” kata petugas MDA, sebagaimana dikutip dari Times of Israel.

Yushvaev, warga Or Akiva, dikenal oleh kepolisian Israel dan berulang kali ditangkap dalam beberapa tahun terakhir karena dicurigai terlibat dalam sejumlah tindak kekerasan.

Times of Israel melaporkan Yushvaev pernah diperiksa terkait dugaan keterlibatan dalam penembakan, serangan granat hingga pembakaran kendaraan.

Namun, sejumlah perkara tersebut tidak berujung pada vonis terhadap dirinya.

Yushvaev juga pernah membantah citra dirinya sebagai pemimpin organisasi kriminal.

Dalam wawancara dengan Channel 12 pada Oktober 2025, ia menggambarkan dirinya sebagai seorang pengusaha.

Polisi Israel kemudian melakukan penyelidikan dan memburu orang-orang yang diduga terlibat dalam penembakan tersebut.

Penyelidikan berkembang pada Selasa (25/08/2026).

Kepolisian Israel mengumumkan tiga orang ditangkap di Hadera karena diduga terlibat dalam pembunuhan Yushvaev.

Baca juga:  AS menyalahkan Rusia atas jatuhnya pesawat tak berawak di Laut Hitam, Moskow menyangkal

Ketiganya ditangkap personel Yamam, unit khusus Kepolisian Israel, setelah polisi melakukan apa yang mereka sebut sebagai aktivitas intelijen intensif.

Para terduga kemudian dibawa untuk menjalani pemeriksaan di markas Distrik Pesisir Kepolisian Israel di Haifa.

“Kepolisian Israel akan terus bertindak tegas untuk menyelidiki insiden ini, menemukan semua pihak yang terlibat, dan membawa mereka ke pengadilan,” demikian pernyataan polisi yang dikutip Times of Israel.

Hingga perkembangan terakhir yang dapat diverifikasi, kepolisian belum mengumumkan secara terbuka motif pasti di balik pembunuhan Yushvaev.

Penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan peran masing-masing pihak yang telah diamankan dan mencari kemungkinan keterlibatan orang lain.

Media Israel menggambarkan Yushvaev sebagai kepala kelompok yang dikenal sebagai “Mafia Kaukasus”.

Namun, penyebutan tersebut tetap perlu ditempatkan sebagai keterangan polisi maupun media setempat, mengingat Yushvaev sebelumnya membantah dirinya sebagai bos mafia dan sejumlah perkara yang pernah dikaitkan dengannya tidak menghasilkan vonis.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *