banner 970x250
Nasional

Nasihat Jk untuk Jokowi: Sudahlah, Kasih Lihat Saja Ijazah Aslinya

×

Nasihat Jk untuk Jokowi: Sudahlah, Kasih Lihat Saja Ijazah Aslinya

Sebarkan artikel ini
Foto: Instagram JK
Example 468x60

NASIONAL – Polemik tudingan ijazah palsu yang menyeret nama Presiden ketujuh RI, Joko Widodo, membuat Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), angkat bicara dengan nada geram.

Dalam sebuah konferensi pers yang diadakan di kediaman pribadinya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Sabtu (18/04/2026), JK menumpahkan kekesalannya akibat dituduh sebagai penyandang dana di balik kegaduhan isu tersebut.

banner 300x600

Kegeraman tokoh politik senior ini bermula dari tuduhan Rismon Sianipar yang menyebut JK telah menggelontorkan uang sebesar Rp5 miliar untuk mendanai kasus ijazah Jokowi.

Menepis kabar burung itu, JK menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak mengenal Rismon.

Ia bahkan secara transparan menunjukkan riwayat pesan WhatsApp yang membuktikan penolakannya saat Rismon dan Roy Suryo berupaya menemuinya, demi menjaga posisi agar tetap netral.

Di tengah klarifikasinya, JK merasa perlu untuk mengingatkan kembali rekam jejak dan kontribusi besarnya dalam mengantarkan Jokowi ke puncak kekuasaan.

Mantan Ketua Umum Golkar ini membeberkan bahwa inisiatif membawa mantan Wali Kota Solo itu ke ibu kota adalah murni usahanya.

Ia mengaku harus meyakinkan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang pada awalnya sempat menolak pencalonan Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Siapa yang bawa Jokowi ke Jakarta? Saya yang bawa ke Jakarta dari Solo untuk jadi Gubernur. Saya bawa,” tegas JK di hadapan awak media, seperti dikutip dari Liputan6.

Ia menambahkan bahwa kemenangan di Pilkada DKI itulah yang menjadi batu loncatan utama bagi Jokowi menuju kursi RI 1.

Lebih jauh, JK mengungkap dinamika politik pada Pilpres 2014. Saat itu, ia sebenarnya merasa Jokowi belum memiliki pengalaman yang cukup untuk memimpin negara karena baru dua tahun menjabat sebagai gubernur.

Baca juga:  Polri Naikkan Status Satu Korporasi ke Tahap Penyidikan Terkait Banjir Sumatra

Namun, Megawati bersikeras meminta JK untuk mendampingi dan membimbing figur yang dicalonkan oleh partainya tersebut.

“Ibu Mega bilang jangan, Pak Jusuf dampingi. Saya tidak mau teken kalau bukan Pak Jusuf. Ya bukan saya minta, bukan. Ibu Mega yang minta sama saya agar dampingi karena beliau tidak berpengalaman,” ungkap JK mengenang lobi politik di masa lalu.

Merasa jasa politiknya kerap dilupakan atau diputarbalikkan oleh pihak tertentu, JK melontarkan pesan menohok yang ditujukan kepada para pendengung (buzzer) dan kelompok yang diistilahkannya sebagai ‘termul’ (Ternak Mulyono).

“Kasih tahu semua itu termul-termul itu, Jokowi jadi Presiden karena saya. Kan tanpa Gubernur mana bisa jadi Presiden?” ujarnya dengan nada tinggi.

Terkait akar permasalahan yakni polemik ijazah, JK memberikan wejangan sebagai seorang senior.

Ia menyarankan agar Jokowi segera mengakhiri kegaduhan yang telah memecah belah masyarakat selama dua tahun terakhir dengan cara yang sangat sederhana, yakni mengklarifikasi secara terbuka dengan dokumen aslinya.

“Sensitif sekali itu ijazah. Kenapa sih? Dan saya yakin itu asli, kenapa tidak dikasih lihat? Membiarkan masyarakat berkelahi sendiri, saling memaki masyarakat dua tahun,” tuturnya keheranan.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *