banner 970x250
DaerahPendidikan

Penuh Haru, Ratusan Santri Generasi Qur’ani Kota Palopo Ikuti Prosesi Wisuda

×

Penuh Haru, Ratusan Santri Generasi Qur’ani Kota Palopo Ikuti Prosesi Wisuda

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PALOPO – Pemerintah Kota Palopo melalui Staf Ahli Wali Kota Bidang Kesra, Taufik Gurrahman, hadir mewakili Wali Kota Palopo dalam acara Wisuda Santri TKA/TPA se-Kota Palopo.

Kegiatan penuh khidmat ini berlangsung terpusat di Gedung Opu Daeng Risadju pada Ahad (19/04/2026).

banner 300x600

Acara yang dikemas dalam bentuk Haflah Musyahadah ini diselenggarakan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Al-Qur’an (LPPTKA) di bawah naungan Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI).

Secara keseluruhan, terdapat 424 santri yang diwisuda, berasal dari perwakilan 94 TKA/TPA yang tersebar di Kota Palopo.

Pelaksanaan wisuda kali ini mengusung tema besar “Mencetak Generasi Qur’ani Menuju Kota Palopo yang Religius”.

Ketua Panitia sekaligus Direktur LPPTKA BKPRMI Kota Palopo, Hasdianto, memaparkan bahwa ratusan santri tersebut telah melewati proses evaluasi yang ketat sebelum dinyatakan lulus dan berhak mengikuti wisuda.

“Wisuda ini melalui beberapa tahapan dan persiapan. Kami bersurat kepada TKA/TPA yang ada, lalu melakukan penetapan peserta. Kemudian, kami melaksanakan munaqosah atau ujian santri selama tiga hari, yakni pada 11 dan 12 April 2026, serta ujian susulan pada 16 April 2026 bagi santri yang sebelumnya berhalangan hadir,” jelas Hasdianto dalam laporannya.

Ia berharap momentum wisuda ini mampu menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an, sejalan dengan moto Kota Palopo sebagai Kota Idaman, Religius, dan Kota Pendidikan.

Lebih dari itu, Hasdianto juga mendorong adanya sinergi regulasi dengan instansi pemerintah terkait.

“Ke depannya, saya berharap ada kerja sama antara pemerintah, khususnya Dinas Pendidikan, terkait literasi Al-Qur’an. Kami berharap ada peraturan yang menjadikan ijazah Taman Pendidikan Al-Qur’an sebagai pedoman atau syarat bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat SMP,” harapnya.

Baca juga:  Menteri Agama Prof. Nazaruddin Umar Terima Gelar Adat Kedatuan Luwu

Menanggapi usulan tersebut, Staf Ahli Wali Kota Palopo Bidang Kesra, Taufik Gurrahman, menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti aspirasi dari BKPRMI.

Ia berjanji akan berkoordinasi langsung dengan Dinas Pendidikan guna membahas aturan mengenai regulasi literasi Al-Qur’an.

“Kami akan berkoordinasi agar aturan terkait literasi Al-Qur’an ini bisa dikaji, sehingga anak-anak kita yang maju ke jenjang pendidikan tinggi, setidaknya dari SD ke SMP, diwajibkan memiliki ijazah kemampuan membaca Al-Qur’an,” ungkap Taufik.

Di hadapan para wisudawan, ia juga menitipkan pesan mendalam.

“Wisuda ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan panjang menjadi generasi Islam yang mencintai dan mengamalkan ajaran kitab suci. Harapan kami, para santri terus membaca dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Rangkaian acara wisuda ini berlangsung meriah sekaligus penuh keharuan.

Kegiatan diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh peserta, penampilan kreasi santri, serta penyerahan penghargaan kepada santri yang berprestasi.

Turut hadir dalam perhelatan keagamaan ini Ketua DPD BKPRMI Palopo, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palopo, perwakilan dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palopo, jajaran pengurus Baznas, serta tamu undangan lainnya.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *