LUWU – Pemerintah Kabupaten Luwu terus memantapkan langkah strategis guna mewujudkan lingkungan yang bersih, nyaman, aman, dan sehat bagi seluruh masyarakat.
Komitmen ini dipertegas saat Bupati Luwu, Patahudding, membuka Rapat Koordinasi Penguatan Forum dan Implementasi Kabupaten Sehat Luwu di Aula Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Luwu pada Senin (20/04/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah krusial untuk mengintegrasikan peran pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan kesehatan yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Patahudding memberikan apresiasi atas capaian Kabupaten Luwu yang berhasil meraih penghargaan Swasti Saba Wistara pada Tahun 2025 lalu.
“Capaian ini menjadi kebanggaan bagi kita semua, sekaligus bukti bahwa Kabupaten Luwu mampu menunjukkan kinerja terbaik di tingkat nasional. Namun demikian, penghargaan ini bukanlah akhir dari perjalanan kita, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan Kabupaten Sehat,” tegas Patahudding.
Tidak ingin cepat berpuas diri dengan pencapaian tersebut, ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu kini memasang target yang lebih prestisius.
Kabupaten Luwu membidik penghargaan Swasti Saba Wistara Paripurna pada tahun 2027, yang merupakan tingkatan tertinggi dalam apresiasi penyelenggaraan Kabupaten Sehat tingkat nasional.
Dukungan penuh juga disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Luwu, Rosnawary.
Ia melaporkan bahwa instansinya sebagai sektor pemandu (leading sector) terus berupaya mendorong program kesehatan yang terintegrasi di tengah masyarakat.
Berbagai capaian positif telah berhasil diraih, mulai dari peningkatan akses layanan kesehatan dasar, penguatan langkah promotif dan preventif, hingga peningkatan kesadaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Capaian membanggakan lainnya adalah keberhasilan Luwu mewujudkan desa berstatus Open Defecation Free (ODF), di mana kesadaran masyarakat telah terbangun untuk tidak lagi membuang air besar sembarangan.
Faktor inilah yang turut mengantarkan Kabupaten Luwu menyabet penghargaan bergengsi bidang kesehatan lingkungan, Swasti Saba Wistara ke-3 tingkat nasional.
Sementara itu, Ketua Forum Kabupaten Sehat Luwu, Kurniah Patahudding, menegaskan bahwa serangkaian keberhasilan ini tak lepas dari peran aktif elemen kelembagaan di tingkat kecamatan, desa, hingga kelurahan.
Ia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga komitmen kerja sama.
“Kami mengajak seluruh anggota forum dan lintas sektor untuk terus menjaga komitmen, memperkuat kerja sama, serta meningkatkan peran aktif dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Luwu yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Secara khusus, Kurniah juga mengimbau para camat dan kepala desa agar lebih mengoptimalkan lahan pekarangan warga yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
Langkah ini diyakini mampu meningkatkan kualitas lingkungan hijau sekaligus menunjang kesejahteraan masyarakat secara nyata. Melalui sinergi lintas sektor yang semakin kuat ini, target menyabet Wistara Paripurna pada 2027 diharapkan dapat terealisasi dengan gemilang.
















