banner 970x250
Daerah

Ratusan Petugas Diterjunkan, Pemkab Luwu Siap Kawal Suksesnya Sensus Ekonomi 2026

8
×

Ratusan Petugas Diterjunkan, Pemkab Luwu Siap Kawal Suksesnya Sensus Ekonomi 2026

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LUWU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu terus mengambil langkah strategis guna memperkuat fondasi perencanaan pembangunan di daerahnya.

Bersama jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Luwu, Pemkab secara resmi mencanangkan sinergi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dalam sebuah perhelatan yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Luwu, Belopa, pada Rabu (17/06/2026).

banner 300x600

Pencanangan ini menjadi tonggak awal untuk memperkokoh kolaborasi lintas sektoral antara pemerintah daerah, kalangan pelaku usaha, hingga masyarakat luas, demi menghadirkan basis data perekonomian yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam sambutannya, Bupati Luwu, Patahudding, menegaskan bahwa ketersediaan data yang valid merupakan urat nadi dalam menyusun berbagai rancangan kebijakan pembangunan daerah.

Ia menjabarkan bahwa pemerintah sangat bergantung pada data yang terpercaya untuk menentukan skala prioritas program kerja, menggenjot sektor-sektor unggulan, membina Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), memikat investor, menciptakan ketersediaan lapangan kerja, hingga menekan laju kesenjangan sosial ekonomi antarwilayah.

“Bagi kami di jajaran pemerintah daerah, Sensus Ekonomi 2026 ini memiliki nilai yang teramat strategis. Data yang diproduksi dari sensus ini nantinya akan menjadi kiblat utama kami dalam menyusun kebijakan pembangunan yang terukur, berkelanjutan, dan benar-benar berbasis pada bukti di lapangan,” tegas Patahudding di hadapan para hadirin.

Melalui pendataan berskala nasional tersebut, Pemkab Luwu berharap bisa mendapatkan potret yang lebih presisi mengenai struktur perekonomian terkini, dinamika dunia usaha, pemetaan potensi wilayah, sekaligus menganalisis berbagai tantangan yang perlu diantisipasi dalam cetak biru pembangunan ke depan.

Sebagai bentuk keseriusan, Bupati Luwu turut menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah, mulai dari level camat hingga kepala desa, untuk turun gunung melakukan sosialisasi masif kepada warga.

Baca juga:  Bupati Luwu Buka Sidang GTRA Redistribusi Tanah Tahun 2025

Patahudding mengimbau masyarakat untuk bersikap proaktif dan transparan dalam memberikan keterangan yang jujur serta lengkap kepada para pahlawan data di lapangan.

Langkah proaktif Pemkab Luwu ini mendapat sambutan hangat dari BPS.

Kepala BPS Kabupaten Luwu, Andi Cakra Atmajaya, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Patahudding yang sebelumnya telah mencatatkan diri sebagai responden pertama Sensus Ekonomi 2026 di tataran Provinsi Sulawesi Selatan pada pertengahan bulan ini.

Keteladanan tersebut dinilai sukses memompa moral dan motivasi para petugas sensus yang akan berjibaku di lapangan.

Andi Cakra memaparkan, hasil rumusan data Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi instrumen krusial dalam menavigasi arah kebijakan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Data ini akan mendorong percepatan pengembangan usaha melalui penyaluran program pembinaan yang tepat sasaran, sekaligus membuka keran investasi baru dengan memetakan potensi ekonomi wilayah secara mendetail,” urainya.

Terkait teknis pelaksanaan, pendataan lapangan atau door-to-door akan dilakukan dengan menyambangi langsung rumah tangga dan lokasi pelaku usaha yang belum berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi Online.

Periode pendataan langsung ini bergulir mulai tanggal 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Khusus untuk wilayah Kabupaten Luwu, BPS telah menerjunkan armada sebanyak 368 petugas lapangan.

Seluruh petugas dipastikan bekerja sesuai prosedur operasional standar dan telah dibekali dengan surat tugas resmi, rompi khusus Sensus Ekonomi, serta kartu tanda pengenal berteknologi QR Code untuk menjamin keamanan dan validitas identitas mereka di mata masyarakat.

Acara pencanangan sinergi ini berlangsung lancar dan turut dihadiri oleh jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Luwu, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tim Sensus Ekonomi 2026, serta deretan pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang beroperasi di wilayah Luwu.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *