PALOPO – Polres Palopo memberikan edukasi tentang pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) kepada siswa dan siswi SMAN 1 Palopo, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program edukasi pemahaman AI bagi pelajar SMA/SMK/MA sederajat, sekaligus tindak lanjut implementasi Program Quick Wins Presisi Triwulan III Tahun 2026, khususnya Indikator 9.1 dan 9.2.
Edukasi dipimpin IPDA Farman Lambe selaku Tim Leader Polres Palopo dan diikuti guru serta siswa SMAN 1 Palopo.
Sebanyak 55 peserta mengikuti rangkaian kegiatan. Dari jumlah tersebut, 50 peserta dinyatakan lulus setelah menyelesaikan seluruh tahapan edukasi.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai perkembangan teknologi AI, manfaat, risiko serta cara pemanfaatannya secara positif dan bijak dalam kehidupan sehari-hari, terutama untuk mendukung proses pembelajaran.
IPDA Farman Lambe mengatakan, pemahaman AI penting diberikan kepada generasi muda agar siswa tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami manfaat, risiko dan etika dalam memanfaatkan kecerdasan buatan.
“Perkembangan Artificial Intelligence saat ini sangat pesat dan sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujar Farman.
“Karena itu, siswa perlu dibekali pemahaman yang benar agar AI dapat dimanfaatkan secara positif, khususnya untuk mendukung proses belajar dan meningkatkan kreativitas,” sambungnya.
Ia menekankan, penggunaan AI tetap harus dilakukan secara bertanggung jawab dan tidak boleh mengesampingkan kemampuan berpikir kritis maupun proses belajar siswa.
“AI bukan untuk menggantikan kemampuan berpikir dan belajar, tetapi menjadi alat yang dapat membantu siswa mengembangkan pengetahuan dan kreativitasnya,” tambahnya.
Farman juga mengapresiasi pihak SMAN 1 Palopo, para guru serta seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan antusias.
Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan secara bijak dan menjadi bekal bagi para siswa dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Palopo menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan literasi digital generasi muda, sekaligus mendorong pelajar menggunakan teknologi secara cerdas, aman, produktif dan bertanggung jawab.
















