banner 970x250
Hukrim

Kapolres Luwu Tegaskan Komitmen Berantas PETI dan Narkoba

9
×

Kapolres Luwu Tegaskan Komitmen Berantas PETI dan Narkoba

Sebarkan artikel ini
Kapolres Luwu Tegaskan Komitmen Berantas PETI dan Narkoba
Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo di hadapan wartawan di Luwu.(ist)
Example 468x60

HUKRIM – Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo berjanji akan komitmennya secara tegas menangani sejumlah persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang menjadi perhatian publik.

Mulai dari Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), peredaran narkoba, judi sabung ayam, hingga kasus pelecehan seksual dan kekerasan terhadap anak, menjadi perhatian Kapolres Luwu yang baru menjabat tersebut.

banner 300x600

Hal itu disampaikan AKBP Andrias saat menggelar Coffee Morning bersama insan pers dan mitra media di Aula Tebakke Tongngenge, Mapolres Luwu, Rabu (19/8/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dan sinergitas antara Polres Luwu dengan insan pers.

Kapolres menilai media memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus membantu menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Saya ingin Polres Luwu dan teman-teman wartawan dapat saling mendukung dalam penyampaian informasi kepada masyarakat,” ujar Andrias.

“Yang terpenting adalah komunikasi harus terus dibangun, sehingga informasi yang disampaikan benar-benar akurat, berimbang dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” sambungnya.

Dalam dialog tersebut, Andrias menekankan pentingnya konfirmasi dalam setiap pemberitaan, terutama yang berkaitan dengan peristiwa hukum.

Menurutnya, komunikasi terbuka antara kepolisian dan media diperlukan agar informasi yang disampaikan kepada publik memiliki sumber yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Saya sangat terbuka untuk komunikasi dan konfirmasi. Kalau ada informasi atau persoalan yang berkembang di masyarakat, silakan dikomunikasikan. Kita ingin setiap informasi yang keluar kepada publik memiliki dasar yang jelas dan tidak menimbulkan kesimpangsiuran,” tegasnya.

Sejumlah isu kamtibmas kemudian menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut. Salah satunya aktivitas PETI di Kecamatan Bajo Barat yang menjadi perhatian masyarakat.

Kapolres menegaskan persoalan tersebut akan menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan tugasnya dengan tetap mengedepankan penegakan hukum serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Baca juga:  Dilarang Menginjakkan Kaki di Kampus, Ini Sanksi bagi Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan di FH UI

Persoalan peredaran dan penyalahgunaan narkoba juga menjadi perhatian serius.

Andrias menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Luwu.

“Untuk narkoba, saya tegaskan tidak ada ampun. Kita tidak boleh memberikan ruang bagi peredaran dan penyalahgunaan narkoba karena dampaknya sangat merusak masyarakat, khususnya generasi muda. Polres Luwu akan melakukan langkah penegakan hukum secara tegas dan profesional,” ungkapnya.

Selain narkoba, Kapolres juga memberikan perhatian khusus terhadap kasus pelecehan seksual dan kekerasan terhadap anak.

Ia mengatakan, penanganan kasus yang melibatkan anak harus dilakukan secara serius dengan tetap mengedepankan kepentingan dan perlindungan korban.

“Kasus yang menyangkut anak menjadi perhatian khusus bagi kami. Penanganannya harus dilakukan secara serius, profesional dan tetap memperhatikan kepentingan serta perlindungan terhadap korban,” jelasnya

“Kami juga akan memperkuat kemampuan penyidik serta meningkatkan upaya pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat,” tegas Kapolres.

Dalam kesempatan tersebut, insan pers turut menyampaikan masukan terkait pentingnya mengantisipasi potensi konflik sosial di Kabupaten Luwu.

Sejumlah persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian antara lain konflik terkait pertambangan, sengketa lahan hingga potensi konflik antarkelompok masyarakat.

Kapolres menyambut positif masukan tersebut. Menurutnya, komunikasi antara kepolisian, media, pemerintah daerah dan masyarakat harus terus diperkuat agar berbagai persoalan dapat dideteksi sejak dini.

“Saya berharap kita bisa membangun komunikasi yang terbuka. Media adalah mitra strategis Polri. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat kita deteksi dan sikapi lebih awal sehingga tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” katanya.

Coffee Morning tersebut turut dihadiri Kasat Intelkam AKP Sumarre Usman, S.H., Kasi Humas IPTU Yakobus, serta perwakilan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Jurnalis Online Indonesia (JOIN), Ikatan Wartawan Online (IWO), sejumlah insan pers dan mitra media di Kabupaten Luwu.

Baca juga:  Pemkab Luwu Nyatakan Kesiapan Jadi Tuan Rumah Porsenijar PGRI Sulsel 2028

Melalui kegiatan tersebut, Polres Luwu menegaskan komitmennya membangun kemitraan positif dengan insan pers sebagai bagian dari upaya menghadirkan informasi yang transparan, akurat dan berimbang sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *