banner 970x250
Hukrim

Pengakuan Pembunuh Karyawan BRILink Luwu: Pukul Korban Pakai Batu Karena Terlilit Utang

×

Pengakuan Pembunuh Karyawan BRILink Luwu: Pukul Korban Pakai Batu Karena Terlilit Utang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LUWU – Pelarian panjang R, terduga pelaku perampokan sadis yang merenggut nyawa seorang agen BRILink di Kabupaten Luwu, akhirnya kandas.

Motif di balik aksi keji yang menewaskan korban bernama Ririn (31) ini terungkap jelas melalui sebuah video interogasi yang diunggah oleh akun Facebook @jimmyjunior.hernandez

banner 300x600

Dalam video tersebut, pelaku mengaku nekat melakukan perampokan lantaran pusing terlilit utang pekerjaan.

“Saya karena banyak utang, Pak. Utang-utang DP-nya orang, Pak. DP lemari orang. Pesanan-pesanan yang sekitar lima lemari, Pak. Mau dibikinkan kan, Pak, sudah tidak ada uang, Pak. Ndak ada modal,” ujar pelaku saat diinterogasi.

Kondisi tertekan itu membuatnya berniat kabur ke Palopo pada Rabu (18/02/2026). Namun, saat melintas di Dusun Pantilang, Desa Lalong, Kecamatan Walenrang sekitar pukul 14.00 Wita, ia melihat kios korban dalam keadaan sepi.

“Rencana saya melarikan diri ke Palopo, tidak mau pulang ke rumah dulu. Pas saya lewat di Link di situ, Pak, terpikiran saya karena saya lihat dia sendiri,” bebernya.

Niat awal pelaku sebenarnya hanya ingin mencuri brankas lalu kabur. Namun, saat ia baru melangkah masuk melalui pintu belakang kios, korban memergokinya dan langsung berteriak.

Kepanikan membuat pelaku bertindak brutal.

“Makanya saya di situ pas coba ambil itu batu itu, Pak, saya pegang, Pak, baru saya pukul tiga kali di bagian kepala,” terang pelaku.

Pengakuan menggunakan batu ini sekaligus meluruskan dugaan awal yang menyebutkan pelaku membawa palu saat melarikan diri.

Kejadian berdarah ini pertama kali disadari oleh Reisa, saksi mata di sekitar lokasi yang mendengar jeritan korban.

“Saya sedang berada di dalam warung, tiba-tiba terdengar suara seperti orang kesakitan. Saya langsung keluar dan melihat seorang laki-laki keluar dari pintu belakang BRI Link,” ungkap Reisa.

Baca juga:  Respon Cepat Polres Luwu, 7 Pelaku Penyiram Air Panas di Walenrang Utara Diringkus

Setelah melumpuhkan korban hingga bersimbah darah, pelaku langsung membawa lari brankas berwarna biru.

“Iya ambil brankas, 13 juta lebih. Itu rencana mau dipake untuk bayar utang dengan beli bahan,” aku pelaku.

Seusai beraksi, ia sempat bersembunyi di rumahnya semalaman sebelum akhirnya kabur lebih jauh karena melihat fotonya sudah viral di Facebook keesokan harinya.

Jejak pelarian pria yang berstatus sebagai residivis ini akhirnya berhasil dihentikan oleh aparat kepolisian di wilayah Manado, Sulawesi Utara, pada Kamis (26/02/2026).

Penangkapan ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Luwu, Iptu Muhammad Ibnu Robbani.

Sementara itu, Kapolsek Walenrang, AKP Abdul Azis, yang sejak awal memimpin olah TKP mengonfirmasi bahwa brankas milik korban telah ditemukan dalam kondisi terbuang di sebuah aliran sungai di wilayah Walenrang. Kini, pelaku telah diterbangkan kembali ke Luwu pada Jumat (27/02/2026) untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *