banner 970x250
Daerah

Pemkot Makassar Gelar Job Fit terhadap 40 Pejabat Eselon II

9
×

Pemkot Makassar Gelar Job Fit terhadap 40 Pejabat Eselon II

Sebarkan artikel ini
Pemkot Makassar Gelar Job Fit terhadap 40 Pejabat Eselon II
Uji kesesuaian dan kompetensi atau job fit terhadap 40 pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II) Lingkup Pemkot Makassar.(ist)
Example 468x60

MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai menggelar uji kesesuaian dan kompetensi atau job fit terhadap 40 pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II).

Proses ini menjadi bagian dari evaluasi kinerja sekaligus pemetaan pejabat untuk memastikan penempatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai dengan kebutuhan dan program prioritas Pemerintah Kota Makassar.

banner 300x600

Job fit tersebut dilaksanakan selama tiga hari dengan melibatkan tujuh orang panitia seleksi (pansel).

Mereka yakni Ketua Timsel yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar Andi Zulkifly, Kepala Inspektorat Sulsel Marwan Mansyur, Ketua Tim Ahli Pemkot Makassar Andi Hudly Huduri.

Job fit ini juga melibatkan Prof Aswanto, Prof Batara, Prof Idris dan Prof Amir Ilyas.

Andi Zulkifly mengatakan, pelaksanaan job fit menggunakan dua metode utama, yakni wawancara dan penelusuran rekam jejak.

“Ini dalam rangka mengevaluasi kerja-kerja kepala SKPD, kemudian menyesuaikan atau mengoptimalkan kerja-kerja OPD dalam rangka pelaksanaan program-program prioritas dan program-program lain yang sudah ditetapkan oleh kota,” kata Andi Zulkifly saat ditemui di Kantor Balai Kota Makassar, Rabu (19/8/2026).

Ia menjelaskan, dua hari pertama digunakan untuk proses wawancara, sementara hari ketiga difokuskan pada penelusuran rekam jejak para peserta.

Sebanyak 40 pejabat mengikuti job fit tersebut. Mereka berasal dari 42 posisi Eselon II di lingkungan Pemkot Makassar. Dua jabatan masih kosong, yakni Asisten I dan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Makassar.

Dalam proses wawancara, setiap peserta akan dinilai oleh tiga anggota pansel.

“Ada tujuh pansel dan alhamdulillah tadi berjalan dengan lancar. Pesertanya ada 40. Satu peserta diwawancarai oleh tiga orang dari pansel,” ujarnya.

Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar itu menyebut sejumlah indikator menjadi perhatian dalam wawancara.

Baca juga:  Takbiran di Makassar Tetap Semarak Tanpa Konvoi, Begini Arahan Wali Kota Munafri

Di antaranya kinerja pejabat dan dampaknya terhadap pelaksanaan program prioritas, pengawasan dan pembinaan, inovasi yang telah dilakukan, hingga realisasi anggaran.

Peserta juga diberi kesempatan menjelaskan berbagai inovasi yang telah dilakukan, kendala dalam menjalankan tugas, serta kesesuaian antara kompetensi dengan jabatan yang saat ini diemban.

“Jadi kami tanya bagaimana inovasi yang dibuat, realisasi anggaran, apa tantangannya, kemudian apakah peserta merasa cocok di posisi itu atau ada keinginan untuk pindah, dan kira-kira cocoknya ke mana. Itu menjadi bahan untuk disampaikan kepada Pak Wali,” jelasnya.

Selain wawancara, pansel juga akan menelusuri rekam jejak peserta, termasuk aspek administrasi, jenjang jabatan, pengalaman kerja dan pangkat.

Seluruh hasil penilaian nantinya dituangkan dalam laporan yang dilengkapi nilai dan catatan dari masing-masing anggota pansel.

Menurut Zulkifly, hasil tersebut akan menghasilkan pemeringkatan yang selanjutnya menjadi bahan pertimbangan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dalam melakukan pemetaan pejabat.

“Ada penilaian, ada nilai, kemudian ada catatan untuk rekomendasi. Itu akan menjadi bahan pertimbangan Pak Wali Kota,” katanya.

Setelah seluruh tahapan job fit rampung, hasil penilaian akan diserahkan kepada Wali Kota Makassar.

Selanjutnya, wali kota akan melakukan pemetaan untuk menentukan penempatan kepala OPD berdasarkan kebutuhan organisasi, kompetensi pejabat, serta arah pelaksanaan program prioritas Pemkot Makassar.

“Pak Wali nanti rapat lagi dengan membawa bahan tersebut. Kemudian dilihat, oh ini cocok di sini, ini cocok di sini. Jadi pemetaannya ada di Pak Wali,” pungkas Zulkifly.

Example 300x600
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *